Congratulations to Andre Fernando! He did it, he and the girl are now lovers!!
Ketahuan sama teman-temannya pas malam takbir lebaran kemaren. Biasanya kalau malam takbir anak-anak muda sekitar rumah pergi jalan bareng tanpa tujuan dengan motor. Waktu itu semua sudah berkumpul di pos hansip dekat rumah, tapi belum mau jalan karena batang hidung Andre belum terlihat. Ada yang bilang Andre pergi sama temannya dan baru balik jam 10 malam. Ada yang melihat Andre pergi dengan adiknya, Angga, sore hari naik motor, mungkin ke Narogong tempat toko orang tuanya. Tanpa curiga sedikitpun semua yang berkumpul menunggu dan menunggu. Sampai jam 10 Andre belum terlihat, mulai ada yang khawatir dan menelepon Andre.
"Dimana lo dre?"
"Rahasia dong. Mang kenapa?"
"Jadi jalan ga? pada nungguin nih"
"Gue lagi di Anyer ma temen gue"
"ooh...."
Lalu karena penasaran, teman yang lain juga menelepon Andre
"Dre dimana lo? jadi ga?"
"Gue di puncak, dah pada jalan duluan aja"
Karena mendapat dua jawaban berbeda, gue akhirnya menelepon ke adiknya.
"Ga, lo dimana?"
"Iya ini dikit lagi nyampe rumah"
"Andre ada ma lo ga?"
"Engga. mang kata siapa ma gue?"
"Tadi katanya lo ma andre ke narogong"
"Engga, andre cuma nganterin terus balik. mang dia ga ada disana?"
"Engga ada tuh. ya udah deh. makasih ya"
Setelah mendengar jawaban adiknya, mulai muncul kecurigaan kalau Andre jalan-jalan dengan sang gadis (duh cape gue nulis sang gadis, namanya Mar). Lalu ada yang berinisiatif menelepon Mar dengan Private number, dan diangkat pula. Background suara yang terdengar agak berisik seperti sedang berada di jalan.
"Mar dimana?"
"Lagi di Bekasi, ini siapa?"
"Temennya Andre. Andre sama Mar ga?"
"Engga, gue sama temen gue"
"oh, makasih ya."
Lalu teman yang lain juga menelepon Mar.
"Mar ini temennya smp-nya Andre, Andre ada disitu ga?"
"Temen smp-nya? yang mana? engga tuh, ga ada andre"
Setelah bicara agak lama, terdengar di belakang ada yang berkata "Temen smp-nya namanya kesle ya?"
Semua terkejut (berhubung pake loudspeaker, semua bisa dengar), kayanya kesle belum pernah dikenalin ke Mar, kok bisa ada yang tahu Kesle?? Akhirnya yang lain berusaha menelepon ke Andre, tapi dua nomor hpnya tidak diangkat. Agak lama kemudian, setelah tidak lagi terhubung telepon dengan Mar, Andre mengangkat teleponnya.
"Dre lo dimana sih, anak2 nungguin nih? lo jalan ma Mar ya?"
"Gue lagi di jalan ma temen gue"
"Daerah mana dre? kalo bisa anak2 nyusul nih, lo kelamaan"
"Udah jalan aja sendiri, ga usah nunggu gue"
Iseng-Iseng ada juga yang kembali menelepon Mar, dan di hp Andre terdengar suara Mar berbicara......Semua meledak tertawa.....Andre tertangkap basah!! Akhirnya Andre mengakui sedang bejalan dengan Mar. Setelah itu, Andre juga mengaku sudah jadian dengan Mar.
Selamat deh Dre....
Tapi anak2 masih ingat kata2 Andre dulu waktu baru "dijodohkan"..... "Gak mungkin lah, masih anak kecil..."
Hati2 pakai kata gak mungkin.......
Nov 20, 2006
Oct 11, 2006
Oh Andre......Continues....
Setelah "kencan" pertama, Andre dan sang gadis makin sering berhubungan melalui sms, Andre makin sering menemani sang gadis jalan-jalan. "Kencan" kedua seingat saya hari minggu pagi. Kebetulan karena bulan puasa rutinitas Andre dan beberapa teman berlari pagi di perumahan Cipinang Indah menjadi tidak dapat dilaksanakan alias libur. Entah kenapa, pagi itu ada laporan dari "intel" bahwa pagi-pagi buta Andre sudah keluar rumah mengendarai motor. Kemudian "intel" yang lain mendapati Andre bersama sang gadis di komplek perumahan Cipinang Indah.
Beberapa hari kemudian, malam hari sewaktu saya dan beberapa teman sedang duduk mengobrol, tiba-tiba dari arah taman yang letaknya tidak jauh dari situ, Andre memanggil saya dan seorang teman saya. Pikir saya "ada apa nih? kaya'nya sih tadi sang gadis ada di taman....trus kapan Andre ke tamannya? perasaan tadi ngomongnya mau pulang deh...." Sesampainya di taman..."Ada yang mau kenalan". Ternyata saya dan teman saya dikenalkan kepada sang gadis dan kakaknya yang ada di taman saat itu. Selanjutnya, karena memang sebelumnya tidak dekat, jadinya saya dan teman saya cuma bisa jadi "kambing conge" dan akhirnya sibuk ngobrol berdua saja.
Beberapa hari setelah kejadian di taman, Andre terlihat mulai berani untuk ke rumah sang gadis. Ini termasuk kemajuan yang cepat tidak yah?
Tapi, berkali-kali ditanya soal hubungan mereka berdua, Andre selalu menjawab "tidak ada apa-apa" atau "cuma teman". Gak tahu deh bener apa enggak, tapi yang pasti sekali lagi, senang bisa melihat Andre dekat dengan seorang wanita.
Maju perut pantat mundur.........
Beberapa hari kemudian, malam hari sewaktu saya dan beberapa teman sedang duduk mengobrol, tiba-tiba dari arah taman yang letaknya tidak jauh dari situ, Andre memanggil saya dan seorang teman saya. Pikir saya "ada apa nih? kaya'nya sih tadi sang gadis ada di taman....trus kapan Andre ke tamannya? perasaan tadi ngomongnya mau pulang deh...." Sesampainya di taman..."Ada yang mau kenalan". Ternyata saya dan teman saya dikenalkan kepada sang gadis dan kakaknya yang ada di taman saat itu. Selanjutnya, karena memang sebelumnya tidak dekat, jadinya saya dan teman saya cuma bisa jadi "kambing conge" dan akhirnya sibuk ngobrol berdua saja.
Beberapa hari setelah kejadian di taman, Andre terlihat mulai berani untuk ke rumah sang gadis. Ini termasuk kemajuan yang cepat tidak yah?
Tapi, berkali-kali ditanya soal hubungan mereka berdua, Andre selalu menjawab "tidak ada apa-apa" atau "cuma teman". Gak tahu deh bener apa enggak, tapi yang pasti sekali lagi, senang bisa melihat Andre dekat dengan seorang wanita.
Maju perut pantat mundur.........
Oct 2, 2006
Job Hunting....
Saya baru saja bergabung dengan milis lowongan kerja....tertarik bergabung? Tinggal klik aja...
alt="Click here to join indonesia_headhunter">
Click to join indonesia_headhunter
Click to join indonesia_headhunter
Oh Me........
Sedikit cerita tentangku......
Belum lama ini, pada saat panitia 17-an sedang getol-getolnya bekerja, ada gosip yang bikin kuping saya sedikit panas mendengarnya. Gosip itu adalah "Ode jadian sama Y" atau "Ode pacarnya Y". Saya dan Y memang dekat, tapi dekat bukan berarti pacaran kan? Awalnya kaget juga dengarnya, tapi memang dasar kita berdua cuek, jadi ga terlalu nanggepin kalau di-cengin ma yang lain. Sampai-sampai saking bosannya denger isu itu, kita malah sepakat menambah panas gosip itu dengan berkata "benar" setiap ditanya "apa benar.....?"
Kemudian, setelah panitia bubar dan mulai jarang kumpul rame-rame lagi, salah seorang teman saya yang tidak masuk panitia dan jarang kumpul-kumpul bertanya "Lo sama Y deket ya? Udah jadian ya?" "Enggak kok itu gosip. Tapi kalo lo anggep gue bohong ya udah, terserah pemikiran lo aja" "Tapi lo ada rasa ma dia?" "Ya engga lah....ga tau juga kalo dianya ya..." "hati-hati, jaga perasaan orang" "Kalo gue pasti ga mungkin ada rasa, soalnya ada tembok yang ngebatesin, lo tau kan gue kalo milih pacar yang seiman..." "Iya, gue tau dia anaknya Pak Haji, tapi namanya perasaan.....pokoknya jangan sampe ada yang patah hati ya, gue cuma ngingetin aja..."
Setelah ditanya seperti itu, saya jadi berpikir "iya juga ya, selama ini yang gue tau cuma perasaan gue, gue ga tau dia gimana, kalo dia suka gimana?". Karena memang gak mau pikiran saya dipenuhi hal-hal gak penting, saya tanya ke Y langsung "Kita temen kan? bener-bener temen kan? ga ada perasaan lebih...?" "Ya iya laah...kenapa sekarang lo yang nanya gitu sih? gue masih bisa bedain kok orang yang gue suka sama orang yang cuma temen. kalo gue udah nyaman jadi temen lo ya that's it! jadi kita temenan kan?" "Iya temenan"
---PHEW!!---
Belum lama ini, pada saat panitia 17-an sedang getol-getolnya bekerja, ada gosip yang bikin kuping saya sedikit panas mendengarnya. Gosip itu adalah "Ode jadian sama Y" atau "Ode pacarnya Y". Saya dan Y memang dekat, tapi dekat bukan berarti pacaran kan? Awalnya kaget juga dengarnya, tapi memang dasar kita berdua cuek, jadi ga terlalu nanggepin kalau di-cengin ma yang lain. Sampai-sampai saking bosannya denger isu itu, kita malah sepakat menambah panas gosip itu dengan berkata "benar" setiap ditanya "apa benar.....?"
Kemudian, setelah panitia bubar dan mulai jarang kumpul rame-rame lagi, salah seorang teman saya yang tidak masuk panitia dan jarang kumpul-kumpul bertanya "Lo sama Y deket ya? Udah jadian ya?" "Enggak kok itu gosip. Tapi kalo lo anggep gue bohong ya udah, terserah pemikiran lo aja" "Tapi lo ada rasa ma dia?" "Ya engga lah....ga tau juga kalo dianya ya..." "hati-hati, jaga perasaan orang" "Kalo gue pasti ga mungkin ada rasa, soalnya ada tembok yang ngebatesin, lo tau kan gue kalo milih pacar yang seiman..." "Iya, gue tau dia anaknya Pak Haji, tapi namanya perasaan.....pokoknya jangan sampe ada yang patah hati ya, gue cuma ngingetin aja..."
Setelah ditanya seperti itu, saya jadi berpikir "iya juga ya, selama ini yang gue tau cuma perasaan gue, gue ga tau dia gimana, kalo dia suka gimana?". Karena memang gak mau pikiran saya dipenuhi hal-hal gak penting, saya tanya ke Y langsung "Kita temen kan? bener-bener temen kan? ga ada perasaan lebih...?" "Ya iya laah...kenapa sekarang lo yang nanya gitu sih? gue masih bisa bedain kok orang yang gue suka sama orang yang cuma temen. kalo gue udah nyaman jadi temen lo ya that's it! jadi kita temenan kan?" "Iya temenan"
---PHEW!!---
Oh Brantas.....
Lapindo Brantas, sebuah perusahaan milik keluarga pengusaha Indonesia, yang karena kekurangsukaan saya membaca koran menyebabkan saya tidak tahu bergerak dibidang usaha apa perusahaan itu. Yang pasti, karena ulahnya menggali bumi, saat ini terdapat "Mata lumpur panas" di Porong, Sidoarjo.
Lebih dari 120 hari "mata lumpur panas" itu ada dan belum bisa ditutup atau dihentikan keluarnya lumpur panas. Kenapa bisa begitu lama mengatasinya? Entah juga, tapi kalau dipikir-pikir sepertinya kok kelamaan ya menanganinya? Jadinya saya dan teman-teman hanya bisa berandai-andai, mengira-ngira setiap membicarakan masalah "mata lumpur panas". Kalau ditanya salah siapa, jelas salah perusahaan yang menggali. Dibawah tanah ini kan banyak lapisan, apapun yang dicari oleh perusahaan itu memang tidak bisa diketahui dengan pasti letak tepatnya dimana, tapi setidaknya sebelum menggali mereka bisa mempelajari kira-kira apa yang ada dibawah tanah, kira-kira bisa ada kesalahan tidak, dan kalau ada kesalahan, bagaimana cara menanggulanginya. Jangan cuma sekedar gali-tidak ketemu-pindah-gali, begitu ada kesalahan, langsung sembunyi tangan, main tunjuk-tunjukan yang bertanggung jawab. Yang bertanggung jawab ya mulai dari pekerja yang ngebor, mandornya, bosnya mandor yang artinya semua orang Lapindo, sampai kepada yang punya Lapindo.
Cara penanganan yang cuma bikin tanggul dan sedot-buang kurang efektif, karena tanggul yang dibuat itu cuma tanggul darurat yang tidak begitu kuat, banyak yang jebol disana-sini, luber dan sebagainya. Sedot buangnya juga kalah banyak dengan jumlah keluarnya, belum lagi masalah lingkungan yang akan timbul nantinya di tempat mereka membuang. Belum lama ini disetujui dibuang di laut. Kalau bener, saya pasti tidak akan mau memakan ikan laut lagi, bukan apa-apa, takut itu ikan ditangkap di laut yang sama dengan tempat pembuangan lumpur, yang artinya ikannya pasti terkontaminasi (dan bau lumpur huehhehehe).
Jadi gimana cara nanganinnya? hehehe....saya sendiri tidak tahu, yang pasti apapun caranya, harap memperhatikan semua aspek yang dirugikan. Berikan ganti rugi pada mereka yang kehilangan rumah akibat terendam lumpur, dan memberikannya juga yang masuk akal, yang jumlahnya benar-benar cukup untuk membeli atau membuat rumah yang sama dengan rumahnya yang lama, jangan nanti ada yang punya rumah batako cuma dikasih 10 juta, mau bikin apa dia? Lalu masalah lingkungan yang dirusak juga harus diperhatikan, bagaimana caranya mengembalikan ke kondisi awal, atau paling tidak mendekati kondisi awal. Lalu efek lanjutan lainnya, nelayan yang tidak bisa menangkap ikan lagi, pabrik yang berhenti beroperasi karena rendaman lumpur, dan lain sebagainya.
Oh Brantas......Terbrantas oleh lapindo brantas.........
Lebih dari 120 hari "mata lumpur panas" itu ada dan belum bisa ditutup atau dihentikan keluarnya lumpur panas. Kenapa bisa begitu lama mengatasinya? Entah juga, tapi kalau dipikir-pikir sepertinya kok kelamaan ya menanganinya? Jadinya saya dan teman-teman hanya bisa berandai-andai, mengira-ngira setiap membicarakan masalah "mata lumpur panas". Kalau ditanya salah siapa, jelas salah perusahaan yang menggali. Dibawah tanah ini kan banyak lapisan, apapun yang dicari oleh perusahaan itu memang tidak bisa diketahui dengan pasti letak tepatnya dimana, tapi setidaknya sebelum menggali mereka bisa mempelajari kira-kira apa yang ada dibawah tanah, kira-kira bisa ada kesalahan tidak, dan kalau ada kesalahan, bagaimana cara menanggulanginya. Jangan cuma sekedar gali-tidak ketemu-pindah-gali, begitu ada kesalahan, langsung sembunyi tangan, main tunjuk-tunjukan yang bertanggung jawab. Yang bertanggung jawab ya mulai dari pekerja yang ngebor, mandornya, bosnya mandor yang artinya semua orang Lapindo, sampai kepada yang punya Lapindo.
Cara penanganan yang cuma bikin tanggul dan sedot-buang kurang efektif, karena tanggul yang dibuat itu cuma tanggul darurat yang tidak begitu kuat, banyak yang jebol disana-sini, luber dan sebagainya. Sedot buangnya juga kalah banyak dengan jumlah keluarnya, belum lagi masalah lingkungan yang akan timbul nantinya di tempat mereka membuang. Belum lama ini disetujui dibuang di laut. Kalau bener, saya pasti tidak akan mau memakan ikan laut lagi, bukan apa-apa, takut itu ikan ditangkap di laut yang sama dengan tempat pembuangan lumpur, yang artinya ikannya pasti terkontaminasi (dan bau lumpur huehhehehe).
Jadi gimana cara nanganinnya? hehehe....saya sendiri tidak tahu, yang pasti apapun caranya, harap memperhatikan semua aspek yang dirugikan. Berikan ganti rugi pada mereka yang kehilangan rumah akibat terendam lumpur, dan memberikannya juga yang masuk akal, yang jumlahnya benar-benar cukup untuk membeli atau membuat rumah yang sama dengan rumahnya yang lama, jangan nanti ada yang punya rumah batako cuma dikasih 10 juta, mau bikin apa dia? Lalu masalah lingkungan yang dirusak juga harus diperhatikan, bagaimana caranya mengembalikan ke kondisi awal, atau paling tidak mendekati kondisi awal. Lalu efek lanjutan lainnya, nelayan yang tidak bisa menangkap ikan lagi, pabrik yang berhenti beroperasi karena rendaman lumpur, dan lain sebagainya.
Oh Brantas......Terbrantas oleh lapindo brantas.........
Oh Pariwara......
Pariwara atau yang lebih dikenal sebagai iklan, adalah sebuah media promosi dari suatu produk atau perusahaan atau apa saja yang diperdagangkan. Iklan terdapat di berbagai media baik media cetak maupun media elektronik. Pada media elektronik seperti televisi dan radio, iklan muncul disela-sela acara, saat suatu acara break maka muncullah iklan. Sukses tidaknya suatu jam tayang acara bisa dilihat dari berapa banyak slot iklan acara tersebut. Kalau iklan banyak, berarti acara itu adalah acara unggulan dari stasiun televisi tersebut.
Ada satu iklan yang pertama kali melihatnya membuat saya sangat ingin menulis blog tentang iklan ini, tapi belum sempat saya menulis blog, tidak lama kemudian keluar versi baru dari iklan tersebut. Iklan yang saya maksud adalah iklan sparepart sepeda motor yang memakai lagu dari band SERIEUS yang berjudul "Rocker juga manusia". Entah kesalahan siapa, yang jelas sangat fatal, pada versi pertama iklan tersebut lirik lagu Serieus diubah menjadi "Motor juga manusia, punya rasa punya hati, kenapa pake sparepart yang ecek-ecek". Pertama kali mendengarnya, saya tertawa dan dalam hati berkata "Bodoh banget sih, motor ya motor, manusia ya manusia, masa' motor juga manusia hehehe....". Anak Taman Kanak-Kanak juga kayanya mengerti kalau motor itu bukan manusia, kok ini bisa-bisanya dia bilang motor juga manusia?
Belakangan, versi terbarunya keluar, atau mungkin lebih tepat dibilang "versi perbaikan". Dalam versi yang satu ini iklannya diperpendek dan lirik yang dinyanyikan juga diganti menjadi "Motor bagai manusia, kenapa pakai sparepart yang ecek-ecek". Agak lebih bagus sih, kurang terlihat kebodohannya, tapi tetap saja buat saya tidaklah terlalu pintar. Bagaimana bisa motor itu bagaikan manusia? motor itu mesin ciptaan manusia, motor tidak punya hati, tidak bisa punya kemauan sendiri, jadi mana bisa dibilang motor bagai manusia. Apalagi kemudian ditambah "pakai sparepart". Motor memang punya sparepart, tapi kalau motor dibagaikan seorang manusia, boleh saya tanya dimana jual sparepart manusia? Tentunya kalau ada saya tidak mau yang ecek-ecek. Saya mau beli sparepart hidung yang berbagai macam, sparepart telinga, mata, lidah, mulut, pita suara, kaki, tangan, kalau ada sparepart otak yang kepintarannya melebihi saya. Eh, tapi gak jadi deh, kalau begitu berarti saya tidak mensyukuri pemberian Tuhan, padahal saya sangat bersyukur dengan keadaan saya yang sekarang ini.
Jadi ya begitulah, gimana ya......yang bodoh itu kita sebagai penonton yang diam saja disuguhi pembodohan, atau yang memberi tontonan yang bodoh menyuguhi tontonan bodoh??
Ada satu iklan yang pertama kali melihatnya membuat saya sangat ingin menulis blog tentang iklan ini, tapi belum sempat saya menulis blog, tidak lama kemudian keluar versi baru dari iklan tersebut. Iklan yang saya maksud adalah iklan sparepart sepeda motor yang memakai lagu dari band SERIEUS yang berjudul "Rocker juga manusia". Entah kesalahan siapa, yang jelas sangat fatal, pada versi pertama iklan tersebut lirik lagu Serieus diubah menjadi "Motor juga manusia, punya rasa punya hati, kenapa pake sparepart yang ecek-ecek". Pertama kali mendengarnya, saya tertawa dan dalam hati berkata "Bodoh banget sih, motor ya motor, manusia ya manusia, masa' motor juga manusia hehehe....". Anak Taman Kanak-Kanak juga kayanya mengerti kalau motor itu bukan manusia, kok ini bisa-bisanya dia bilang motor juga manusia?
Belakangan, versi terbarunya keluar, atau mungkin lebih tepat dibilang "versi perbaikan". Dalam versi yang satu ini iklannya diperpendek dan lirik yang dinyanyikan juga diganti menjadi "Motor bagai manusia, kenapa pakai sparepart yang ecek-ecek". Agak lebih bagus sih, kurang terlihat kebodohannya, tapi tetap saja buat saya tidaklah terlalu pintar. Bagaimana bisa motor itu bagaikan manusia? motor itu mesin ciptaan manusia, motor tidak punya hati, tidak bisa punya kemauan sendiri, jadi mana bisa dibilang motor bagai manusia. Apalagi kemudian ditambah "pakai sparepart". Motor memang punya sparepart, tapi kalau motor dibagaikan seorang manusia, boleh saya tanya dimana jual sparepart manusia? Tentunya kalau ada saya tidak mau yang ecek-ecek. Saya mau beli sparepart hidung yang berbagai macam, sparepart telinga, mata, lidah, mulut, pita suara, kaki, tangan, kalau ada sparepart otak yang kepintarannya melebihi saya. Eh, tapi gak jadi deh, kalau begitu berarti saya tidak mensyukuri pemberian Tuhan, padahal saya sangat bersyukur dengan keadaan saya yang sekarang ini.
Jadi ya begitulah, gimana ya......yang bodoh itu kita sebagai penonton yang diam saja disuguhi pembodohan, atau yang memberi tontonan yang bodoh menyuguhi tontonan bodoh??
Sep 25, 2006
Oh Andre.....
Alkisah ada seorang laki-laki bernama Andre. Andre mempunyai banyak teman, baik teman di lingkungan rumah maupun di sekolah. Andre senang berkumpul dan bermain dengan teman-temannya, dan karena Andre adalah seseorang yang sangat baik, Andre dianggap sebagai pemimpin dari teman-temannya. Kalau mau pergi atau melakukan sesuatu, semua pasti bertanya "Andre mana? kalau gak ada Andre gue gak mau ah".
Bertahun-tahun mereka bersahabat dengan Andre, mengenalkan pacar-pacar mereka kepada Andre, tetapi tidak ada yang sadar bahwa selama itu juga mereka tidak pernah melihat Andre dekat dengan wanita. Tidak pernah mereka melihat Andre jalan-jalan dengan wanita kecuali dengan Ibunya, Adik perempuannya, atau saudaranya. Tidak pernah mereka dikenalkan kepada seorang wanita yang dianggapnya "spesial". Tidak pernah juga ada yang dijadikan tempat bercerita tentang seorang wanita yang disukai Andre. Yang mereka tahu, Andre tetap menyukai wanita, kamarnya ditempali poster wanita seksi, komputernya dipenuhi gambar-gambar wanita telanjang dan semi-telanjang, belum lagi koleksi film porno yang disimpannya. Dari hal-hal itu mereka menganggap Andre bukanlah seorang homoseksual (meskipun masih ada yang meragukan), dia hanyalah seorang laki-laki yang belum "laku".
Sampai kemudian, belum lama ini Andre menjadi seorang pria yang mulai berani menggoda wanita, berani berbicara pada wanita yang belum lama dikenalnya, berani memegang bagian tubuh seorang wanita. Hal itu juga yang menjadikan beberapa orang temannya dengan semangat 45 mencoba "mencomblangkan" Andre dengan wanita. Tapi usaha itu tetap gagal karena ternyata Andre adalah orang yang pemalu, dan wanita yang dikenalkan pada Andre juga bukan yang bertipe "mau memulai duluan".
Lalu belum lama ini Andre dikenalkan pada seorang wanita muda nan cantik. Usia wanita ini terpaut 10 tahun lebih muda dari Andre. Hal ini juga yang menjadi alasan Andre enggan untuk mendekati sang gadis. "Gak mungkin lah, masih kecil dia", katanya sewaktu ditanya "Loe suka kan Dre sama dia?". Seringkali banyak alasan yang dikeluarkan Andre untuk menghindar dari pertanyaan yang "memojokkan" dari teman-temannya mengenai kelanjutan hubungan Andre dengan sang gadis. Sering juga teman-temannya mengirim pesan, menelfon sang gadis, mencoba untuk mengatur janji agar sang gadis bisa bertemu dengan Andre. Hal ini juga sulit karena Andre pasti kabur kalau dilihatnya sang gadis ada di tempat yang dekat, bagitupun sang gadis yang enggan menuruti permintaan teman Andre untuk bertemu di suatu tempat.
Sampai suatu hari, ada sebuah pesan yang tidak sengaja terbaca oleh teman-teman Andre yang berisi "Loe mau gak temenin gue malam minggu nanti? Teman gue ada acara, dan mereka pada dateng sama cowoknya", pesan ini dari telepon seluler sang gadis. Pada hari yang ditentukan, beberapa teman Andre mendapati sang gadis berpakaian rapi serta berdandan dengan cantiknya, pergi keluar dari rumahnya berjalan kaki menuju jalan raya. Saat melewati Teman Andre, telepon seluler sang gadis berbunyi, saat diangkat teman Andre sempat mendengar sang gadis berbicara "Ya sudah, kamu tunggu aja disana". Tidak lama kemudian mereka mendengar suara motor Andre yang khas dan segera mendapati Andre dengan motornya, berpakaian rapih dan membawa dua buah helm. Dengan rasa penasaran yang besar, dua dari teman andre mengikuti andre dari belakang. Saat dua orang itu kembali, mereka bercerita bahwa Andre pergi dengan sang gadis. Betapa ini adalah kabar gembira bagi teman-teman Andre sehingga mereka yang mempunyai telepon seluler segara menghubungi teman yang lain dan menyebarluaskan kabar gembira ini. Andre akhirnya kencan dengan seorang wanita.
Tuk Andre, Maju perut pantat mundur.....eh salah.....maju terus pantang mundur......
Bertahun-tahun mereka bersahabat dengan Andre, mengenalkan pacar-pacar mereka kepada Andre, tetapi tidak ada yang sadar bahwa selama itu juga mereka tidak pernah melihat Andre dekat dengan wanita. Tidak pernah mereka melihat Andre jalan-jalan dengan wanita kecuali dengan Ibunya, Adik perempuannya, atau saudaranya. Tidak pernah mereka dikenalkan kepada seorang wanita yang dianggapnya "spesial". Tidak pernah juga ada yang dijadikan tempat bercerita tentang seorang wanita yang disukai Andre. Yang mereka tahu, Andre tetap menyukai wanita, kamarnya ditempali poster wanita seksi, komputernya dipenuhi gambar-gambar wanita telanjang dan semi-telanjang, belum lagi koleksi film porno yang disimpannya. Dari hal-hal itu mereka menganggap Andre bukanlah seorang homoseksual (meskipun masih ada yang meragukan), dia hanyalah seorang laki-laki yang belum "laku".
Sampai kemudian, belum lama ini Andre menjadi seorang pria yang mulai berani menggoda wanita, berani berbicara pada wanita yang belum lama dikenalnya, berani memegang bagian tubuh seorang wanita. Hal itu juga yang menjadikan beberapa orang temannya dengan semangat 45 mencoba "mencomblangkan" Andre dengan wanita. Tapi usaha itu tetap gagal karena ternyata Andre adalah orang yang pemalu, dan wanita yang dikenalkan pada Andre juga bukan yang bertipe "mau memulai duluan".
Lalu belum lama ini Andre dikenalkan pada seorang wanita muda nan cantik. Usia wanita ini terpaut 10 tahun lebih muda dari Andre. Hal ini juga yang menjadi alasan Andre enggan untuk mendekati sang gadis. "Gak mungkin lah, masih kecil dia", katanya sewaktu ditanya "Loe suka kan Dre sama dia?". Seringkali banyak alasan yang dikeluarkan Andre untuk menghindar dari pertanyaan yang "memojokkan" dari teman-temannya mengenai kelanjutan hubungan Andre dengan sang gadis. Sering juga teman-temannya mengirim pesan, menelfon sang gadis, mencoba untuk mengatur janji agar sang gadis bisa bertemu dengan Andre. Hal ini juga sulit karena Andre pasti kabur kalau dilihatnya sang gadis ada di tempat yang dekat, bagitupun sang gadis yang enggan menuruti permintaan teman Andre untuk bertemu di suatu tempat.
Sampai suatu hari, ada sebuah pesan yang tidak sengaja terbaca oleh teman-teman Andre yang berisi "Loe mau gak temenin gue malam minggu nanti? Teman gue ada acara, dan mereka pada dateng sama cowoknya", pesan ini dari telepon seluler sang gadis. Pada hari yang ditentukan, beberapa teman Andre mendapati sang gadis berpakaian rapi serta berdandan dengan cantiknya, pergi keluar dari rumahnya berjalan kaki menuju jalan raya. Saat melewati Teman Andre, telepon seluler sang gadis berbunyi, saat diangkat teman Andre sempat mendengar sang gadis berbicara "Ya sudah, kamu tunggu aja disana". Tidak lama kemudian mereka mendengar suara motor Andre yang khas dan segera mendapati Andre dengan motornya, berpakaian rapih dan membawa dua buah helm. Dengan rasa penasaran yang besar, dua dari teman andre mengikuti andre dari belakang. Saat dua orang itu kembali, mereka bercerita bahwa Andre pergi dengan sang gadis. Betapa ini adalah kabar gembira bagi teman-teman Andre sehingga mereka yang mempunyai telepon seluler segara menghubungi teman yang lain dan menyebarluaskan kabar gembira ini. Andre akhirnya kencan dengan seorang wanita.
Tuk Andre, Maju perut pantat mundur.....eh salah.....maju terus pantang mundur......
Aug 27, 2006
Oh So Tired......
29 Juli 2006
There it is. Nama gue, ada di susunan panitia hari kemerdekaan. Padahal gw bukan warga lingkungan itu. Tapi, ya sudahlah, kalau mereka mempercayakan pelaksanaan sama gw yang orang luar, gw cuma bisa berusaha melaksanakan sebaik mungkin.
5 Agustus 2006
Hasil rapat memutuskan untuk membuat edaran untuk seluruh warga. I'm the secretary's "assisstant". Mengetik banyak surat dan diserahkan tugas untuk memfotokopi dan mengedarkan surat-surat itu. Selesai semua jam 1.00 dini hari
6 Agustus 2006
Bangun jam 8 pagi, langsung ke tempat fotokopi. selasai fotokopi jam 11. Dari sana ke tempat gw bantu teman gw jualan. Pulangnya jam 3 sore, langsung memberi stempel pada ratusan surat.
7 - 13 Agustus 2006
Seperti biasa, jualan terus ngedarin surat (kecuali sabtu-minggu, cuma ngedarin plus maen bola). Pergi jam 8 pagi, pulang jam 12-1 malem. Oh iya, jam 4 sore ngatur anak bocah maen bola.
14 Agustus 2006
Ke Kalibata, ambil duit kuliah. Dari Kalibata, nyusul temen yang belanja hadiah di mester. belanja dari jam 2 sampai jam 6. Dari belanja langsung bungkus snack sampe malem lagi.
16 Agustus 2006
As always, dagang terus bantu sana-sini. malemnya ada malam renungan, panitia sibuk. Pulang jam 5 pagi keesokan harinya (17 Agustus)
17 Agustus 2006
Keluar rumah jam 8 (3,5 hour sleep), siap-siap lomba bocah. Lomba sampe jam 6 sore. Pulangnya tidur sebentar, jam setengah sembilan keluar, kumpul ma panitia, makan-makan.
20 Agustus 2006
Keluar jam 7 pagi, ada panjat pinang. Selesai jam 2, langsung maen bola sampai gelap.
21 Agustus 2006
Ada pembubaran panitia, Siang ngedarin surat, malem makan-makan.
22 Agustus 2006
Akhirnya liburan...........
Walaupun semua kegiatan dilakukan sama-sama, tapi tetap aja capek.......
Is it worth it? ....... I think so.......
There it is. Nama gue, ada di susunan panitia hari kemerdekaan. Padahal gw bukan warga lingkungan itu. Tapi, ya sudahlah, kalau mereka mempercayakan pelaksanaan sama gw yang orang luar, gw cuma bisa berusaha melaksanakan sebaik mungkin.
5 Agustus 2006
Hasil rapat memutuskan untuk membuat edaran untuk seluruh warga. I'm the secretary's "assisstant". Mengetik banyak surat dan diserahkan tugas untuk memfotokopi dan mengedarkan surat-surat itu. Selesai semua jam 1.00 dini hari
6 Agustus 2006
Bangun jam 8 pagi, langsung ke tempat fotokopi. selasai fotokopi jam 11. Dari sana ke tempat gw bantu teman gw jualan. Pulangnya jam 3 sore, langsung memberi stempel pada ratusan surat.
7 - 13 Agustus 2006
Seperti biasa, jualan terus ngedarin surat (kecuali sabtu-minggu, cuma ngedarin plus maen bola). Pergi jam 8 pagi, pulang jam 12-1 malem. Oh iya, jam 4 sore ngatur anak bocah maen bola.
14 Agustus 2006
Ke Kalibata, ambil duit kuliah. Dari Kalibata, nyusul temen yang belanja hadiah di mester. belanja dari jam 2 sampai jam 6. Dari belanja langsung bungkus snack sampe malem lagi.
16 Agustus 2006
As always, dagang terus bantu sana-sini. malemnya ada malam renungan, panitia sibuk. Pulang jam 5 pagi keesokan harinya (17 Agustus)
17 Agustus 2006
Keluar rumah jam 8 (3,5 hour sleep), siap-siap lomba bocah. Lomba sampe jam 6 sore. Pulangnya tidur sebentar, jam setengah sembilan keluar, kumpul ma panitia, makan-makan.
20 Agustus 2006
Keluar jam 7 pagi, ada panjat pinang. Selesai jam 2, langsung maen bola sampai gelap.
21 Agustus 2006
Ada pembubaran panitia, Siang ngedarin surat, malem makan-makan.
22 Agustus 2006
Akhirnya liburan...........
Walaupun semua kegiatan dilakukan sama-sama, tapi tetap aja capek.......
Is it worth it? ....... I think so.......
Merdeka !?!
17 Agustus adalah hari kemerdekaan republik Indonesia. Sudah sepantasnya kita sebagai warga negara yang baik ikut memperingati hari kemerdekaan yang direbut oleh pejuang bangsa dengan segenap daya dan upaya serta menumpahkan darah. Bayangkan bila Indonesia masih dijajah baik oleh Portugis, Belanda, maupun Jepang. Kita mungkin tidak akan sebebas sekarang ini. Kalau boleh meminjam kata-kata ketua panitia 17 Agustus, kalau ketemu tentara Belanda atau Jepang kita tidak akan bisa menatap muka mereka kalau kita tidak merdeka. Kalau mereka tidak suka dengan sikap kita, bisa-bisa sepatu tentara yang berat itu melayang ke wajah atau badan kita, bahkan yang lebih parah, bayonet bisa saja ditusukkan ke tubuh kita.
Tapi apa kita benar-benar sudah merdeka? Memang negara kita merdeka, tapi warga negara masih sangat banyak yang tidak merdeka. Masih banyak yang terbelenggu kemiskinan, tidak bisa bebas makan apa yang mereka butuhkan karena memang tidak tersedia, dan tidak mampu menyediakan. Apakah kita bisa dikatakan merdeka jika harus waspada jika berjalan malam, mewaspadai adanya tangan jahil yang mengambil benda-benda milik kita di tempat keramaian, mewaspadai adanya kemungkinan ditodong oleh orang-orang yang sebenarnya juga tidak merdeka? Apakah merdeka kalau cara berpakaian mereka harus diatur undang-undang? Apakah merdeka jika mencari uang di pinggir jalan masih harus mewaspadai adanya aparat yang menggusur paksa, padahal oknum-oknum aparat tersebut sudah banyak meminta pungutan yang tidak tertulis dalam peraturan resmi? Masih banyak ke-tidak merdekaan bangsa ini............
Lalu bagaimana yang disebut merdeka? Ya segala sesuatu yang tidak seperti diatas. Contoh Kerajaan Monako, Warganya benar-benar merdeka untuk berjalan di jalan-jalan yang ada, baik gelap ataupun terang, karena mereka tahu kemerdekaan mereka berjalan sangat kecil kemungkinannya untuk terganggu oleh penjahat, hilangnya benda mereka, dll. Mungkin sangat sulit jika negara kita diharapkan menyamai kerajaan Monako, tapi bukan tidak mungkin. Merdeka jika pedagang kecil bisa berdagang tanpa adanya pungutan liar, jika mereka bisa berdagang tanpa was-was akan adanya penertiban, disediakan tempat yang layak. Merdeka kalau pakaian sehari-hari tidak diatur undang-undang.
Kita wajib merayakan kemerdekaan Republik Indonesia, tapi ingat, kita sebagai warga BELUM Merdeka.
Tapi apa kita benar-benar sudah merdeka? Memang negara kita merdeka, tapi warga negara masih sangat banyak yang tidak merdeka. Masih banyak yang terbelenggu kemiskinan, tidak bisa bebas makan apa yang mereka butuhkan karena memang tidak tersedia, dan tidak mampu menyediakan. Apakah kita bisa dikatakan merdeka jika harus waspada jika berjalan malam, mewaspadai adanya tangan jahil yang mengambil benda-benda milik kita di tempat keramaian, mewaspadai adanya kemungkinan ditodong oleh orang-orang yang sebenarnya juga tidak merdeka? Apakah merdeka kalau cara berpakaian mereka harus diatur undang-undang? Apakah merdeka jika mencari uang di pinggir jalan masih harus mewaspadai adanya aparat yang menggusur paksa, padahal oknum-oknum aparat tersebut sudah banyak meminta pungutan yang tidak tertulis dalam peraturan resmi? Masih banyak ke-tidak merdekaan bangsa ini............
Lalu bagaimana yang disebut merdeka? Ya segala sesuatu yang tidak seperti diatas. Contoh Kerajaan Monako, Warganya benar-benar merdeka untuk berjalan di jalan-jalan yang ada, baik gelap ataupun terang, karena mereka tahu kemerdekaan mereka berjalan sangat kecil kemungkinannya untuk terganggu oleh penjahat, hilangnya benda mereka, dll. Mungkin sangat sulit jika negara kita diharapkan menyamai kerajaan Monako, tapi bukan tidak mungkin. Merdeka jika pedagang kecil bisa berdagang tanpa adanya pungutan liar, jika mereka bisa berdagang tanpa was-was akan adanya penertiban, disediakan tempat yang layak. Merdeka kalau pakaian sehari-hari tidak diatur undang-undang.
Kita wajib merayakan kemerdekaan Republik Indonesia, tapi ingat, kita sebagai warga BELUM Merdeka.
Jul 19, 2006
Government,.... LOL
This was taken from my bestfriend's blog, a true genius, rockstar, teacher, and a hooligan.....He wrote :
ini bukan tulisan politik, dan ini juga bukan tulisan sok tau, but... Think about these...:
Bagaimana mungkin BUMN2 yang secara jelas memonopoli pasar selalu bilang RUGI..RUGI..RUGI... so, harga dan tarif produk atau jasanya harus dinaikkan? Terlepas dari hitung-hitungan ini-itu yang membuktikan mereka telah/sedang/akan "RUGI", c'mon... Kalian ngapain aja sih....? tarif listrik (menyalahkan harga bbm), Telepon (dengan segala kejahatan biaya2 yang mungkin secara tidak sadar, kita telah diperdaya), air (akan segera... dengan isu krisis air bersih 2010), dan sekarang dengan harga minyak dunia yang saat ini naik sampai dengan 78 US dollar per barrel, oouugh, mereka akan ada alasan lagi untuk menaikkan BBM... prepare my friends... this just an opinion. then you will ask me: what can i (me my self n you all) do about it? watch them play...
igent
------------------------------------------------
I'd say.....true my friend, true, that's why i'm dreaming of living in england
ini bukan tulisan politik, dan ini juga bukan tulisan sok tau, but... Think about these...:
Bagaimana mungkin BUMN2 yang secara jelas memonopoli pasar selalu bilang RUGI..RUGI..RUGI... so, harga dan tarif produk atau jasanya harus dinaikkan? Terlepas dari hitung-hitungan ini-itu yang membuktikan mereka telah/sedang/akan "RUGI", c'mon... Kalian ngapain aja sih....? tarif listrik (menyalahkan harga bbm), Telepon (dengan segala kejahatan biaya2 yang mungkin secara tidak sadar, kita telah diperdaya), air (akan segera... dengan isu krisis air bersih 2010), dan sekarang dengan harga minyak dunia yang saat ini naik sampai dengan 78 US dollar per barrel, oouugh, mereka akan ada alasan lagi untuk menaikkan BBM... prepare my friends... this just an opinion. then you will ask me: what can i (me my self n you all) do about it? watch them play...
igent
------------------------------------------------
I'd say.....true my friend, true, that's why i'm dreaming of living in england
Subscribe to:
Posts (Atom)