Makaciy Bu Guru Quino....
Apr 25, 2009
Farewell Kahlua...

Hampir dua tahun lalu saya mempunyai seekor anjing baru yang saya dapatkan dari seorang teman baik saya. Anjing kampung berwarna coklat dengan moncong hitam itu saya beri nama Kahlua.
Kahlua adalah tipe anjing enerjik, lincah, dan suka menjilat. Semua orang di rumah hampir tidak bisa mengelus Kahlua dengan nyaman karena dia akan selalu berusaha menjilat siapapun yang ada didekatnya. Pada waktu pertama diserahkan kepada saya, Kahlua masih kecil, baru sekitar berumur 3-5 bulan. Tubuhnya yang coklat terdapat bercak-bercak hijau bekas cat yang disenggolnya (setidaknya itu kata teman saya yang memberikan Kahlua kepada saya).
Kahlua bisa langsung berteman baik dengan Lassie, anjing saya yang lebih dulu ada di rumah. Mereka berdua sering bercanda, mengejar tikus dan kucing bersama-sama, bahkan saling manggarukkan badan satu sama lain. Beberapa kali juga pernah berkelahi dengan Lassie, tapi tidak terlalu serius dan tidak pernah ada yang terluka.
Sampai beberapa hari lalu.....
Saya pulang agak malam. Dan seperti biasa, Kahlua dan Lassie menunggu saya di pagar. Saat akan memasuki rumah, Kahlua dan Lassie berebut masuk ke dalam rumah mendahului saya. Tapi kemudian, entah kenapa Kahlua menyerang Lassie. Lassie yang diserang kemudian membalas, dan mereka akhirnya berkelahi. Saya mencoba melerai mereka, menyiram mereka dengan air supaya melepaskan diri, bahkan mencoba menarik mereka. Entah kenapa, mereka tidak mau berhenti. Bahkan mencoba menggigit sipapapun yang menyentuh badan mereka.
Setelah beberapa saat, mereka akhirnya berhenti. Dengan keadaan basah, Kahlua lari kedalam rumah sementara Lassie tetap diluar. Saya mengeringkan tubuh Lassie dan mendapati ada tiga luka dibadan Lassie, satu di kaki dan dua di kepala. Saya langsung mengobati Lassie. Lalu setelah itu, saya mengeringkan tubuh Kahlua dan memeriksa apakah ada luka. Ternyata tidak ada luka sama sekali, hanya nafasnya yang terengah-engah. Setelah itu, Papa memberikan air dan makanan untuk keduanya.
Beberapa jam kemudian...saat saya keluar kamar...saya melihat kakak saya menangis...dan dihadapannya....Kahlua terbujur kaku....Kahlua mati....
Kenapa mereka berkelahi, saya masih tidak tahu. Tapi saya tidak akan menyalahkan Lassie lagi, karena saya yakin Lassie juga tidak mau Kahlua pergi. Dua hari setelah Kahlua pergi, Lassie kelihatan sedih, sama seperti saya. Kahlua memang bukan favorit saya, tapi saya tetap sayang Kahlua.
Farewell Kahlua. You have been a good member of our family. Rest In Peace.....
Apr 20, 2009
Launching....
New Blog....Please visit...it's a totally different one
Klik Disini atau langsung ke diaryofanormalman.blogspot.com
Apr 19, 2009
Butterfly...
"Butterfly"
I'm taking a moment just imaginin' that I'm dancin' with you
I'm your pole and all you're wearing is your shoes
You got soul, you know what to do to turn me on until I write a song about you
And you have your own engaging style
And you've got the knack to vivify
And you make my slacks a little tight, you may unfasten them if you like
That's if you crash and spend the night
But you don't fold, you don't fade
You've got everything you need, especially me
Sister you've got it all
You make the call to make my day
In your message say my name
Your talk is all the talk, sister you've got it all
Curl your upper lip up and let me look around
Ride your tongue along your bottom lip and bite down
And bend your back and ask those hips if I can touch
Because they're the perfect jumping off point of getting closer to your
Butterfly
Well you float on by
Oh kiss me with your eyelashes tonight
Or Eskimo your nose real close to mine
And let's mood the lights and finally make it right
But you don't fold, you don't fade, you've got everything you need
Especially me
Sister you've got it all
You make the call to make my day
In you message say my name
Your talk is all the talk sister you've got it all
You've got it all, you've got it all, you've got it all [2x]
You've got it all, you've got it all
Doll I need to see you pull your knee socks up
Let me feel you up side, down slide, in slide, out slide, over here
Climb in my mouth now child
Butterfly, well you landed on my mind
Dammit you landed on my ear and then you crawled inside
Now I see you perfectly behind closed eyes
I wanna fly with you and I don't wanna lie to you
Cause I, cause I can't recall a better days
I'm coming to shine on the occasion
You're an open minded lady
You've got it all
And I never forget a face
If I'm making my own
I have my days
Let's face the fact here, it's you that's got it all
You know that fortune favors the brave
Well let me get paid while I make you breakfast
The rest is up to you, you make the call
You make the call to make my day
In your message say my name
Your talk is all the talk, sister you've got it all
Cause I can't recall a better day
I'm coming to shine on the occasion
You're a sophisticated lady, oh you've got it all
You've got it all, you've got it all, you've got it all [3x]
You've got it all, you've got it all:.
Butterfly, baby, well you've got it all
Apr 12, 2009
For You
Peace and comfort
Happy and cheer
That’s how I feel
When you are near
We talk a lot
And shared some laughs
Shared hugs and kisses
And even nose touches
These are the things
I wish I have
Not for a moment
But for the rest of my life
If things don’t work out
The way that we want
Know one thing my baby
My love will not die
If we have to part
At some point in our time
I thank you honey
You’re the best in my life
Apr 5, 2009
Pe eR Quw...Part two
Saya sebenarnya tidak pernah menghadiri pernikahan yang benar-benar memakai adat Toraja. Kebanyakan adalah pernikahan modern dengan beberapa elemen adat Toraja di dalam pestanya. Akhirnya, lagi-lagi, saya membuat post ini berdasarkan pengetahuan saya yang minim.
Sebelumnya, untuk tahu lebih detail tentang pernikahan adat yang benar-benar sepenuhnya adat, silahkan klik disini.
Seperti pada pesta pernikahan umumnya, pada pernikahan Toraja (yang biasanya saya hadiri, campuran modern dan adat) pasangan pengantin memasuki ruangan pesta diiringi oleh musik adat yang dimainkan dengan gendang. Ada karpet merah yang dilalui pengantin dan pengiringnya (serasa movie star euy, red carpet :P). Di depan barisan pengantin dan pengiring, ada beberapa penari yang mengantar sampai pelaminan. Penari-penari ini kemudian akan menari di depan pasangan pengantin setelah mereka duduk di pelaminan. Tamu yang menghadiri resepsi biasanya akan menyelipkan uang (seperti saweran) di hiasan kepala para penari, dan jika mau kepada para penabuh gendang juga. Setelah tari-tarian selesai, acaranya kembali seperti pesta pernikahan biasa. Makan, foto-foto, salaman, dsb.
Jadi, ya seperti itu pernikahan yang saya ketahui. Sedikit memang, tapi mudah-mudahan bisa memuaskan keingin-tahuan teman saya.
-Dahulu ada dua, kini menjadi satu-
Second Thought....
Berat sekali menahan keinginan untuk tetap bermain. Apalagi kalau sedang menonton teman-teman saya bermain, begitu gembira, penuh tawa. Walaupun menonton saja sudah cukup menyenangkan, tetapi beda rasanya dengan ikut bermain. Tapi saya tidak bisa berbuat banyak. Sudah cukup lama sejak cedera terakhir yang saya dapat, sampai sekarang saya tetap tidak bisa berlari (yang mana dalam sepakbola, berlari adalah hal utama). Setiap mencoba berlari, ada rasa sakit di lutut saya, tempat cedera saya. Bahkan saat mencoba bermain sebagai penjaga gawang yang tidak membutuhkan lari yang banyak, saya tetap merasakan sakit saat saya hanya bertumpu pada kaki kiri.
Lho...memutuskan pensiun tapi kok masih coba bermain?

Iya. Semua karena saya tidak tahan untuk tidak menendang bola. Dan setelah menonton film Mickey Rourke, The Wrestler, pikiran saya untuk pensiun berubah. Dalam film itu, Mickey Rourke berperan sebagai seorang pegulat profesional di masa tuanya. Dengan kondisi tubuh yang tidak memungkinkan dirinya untuk tetap fit sebagai pegulat, dia tetap bergulat karena kecintaannya terhadap gulat, bahkan jika itu berarti dia harus kehilangan nyawa.
Oleh karena itu, karena kecintaan saya terhadap sepakbola (walau tidak akan sampai berkorban nyawa) saya memutuskan akan kembali bermain setelah cedera saya sembuh total.
Sekarang masalahnya....harus cari sepatu lagi hehehehehehe.....
-Life is about making choices and taking chances-
Mar 13, 2009
Gadis Manis Dalam Bis – Update –
Sudah beberapa lama saya tidak pernah bertemu lagi dengan gadis manis dalam bis yang pernah saya tulis beberapa waktu lalu. Saya masih sering bertemu dengan bapak pegawai Pemda, wanita berambut panjang yang selalu memberi uang kepada pengamen, dan juga wanita yang satu kantor dengan saya, tapi dengan sang gadis sama sekali tidak pernah. Padahal, saya mendapat tugas untuk membuat postingan baru dengan foto gadis itu (ada yang penasaran nampaknya, hehehehe).
Hari ini, saya berangkat dengan rasa kantuk luar biasa, setelah sehari sebelumnya terjaga hampir 24 jam. Saya memilih tempat duduk dibelakang, yang sangat mendukung saya untuk bisa terlelap sepanjang perjalanan. Sesaat sebelum bis beranjak, saya melihat gadis itu menaiki bis. Seperti biasa, masih dengan wajah mengantuknya. Dia memilih tempat duduk tiga baris dari depan. Agak jauh dari tempat duduk saya.
Sepanjang perjalanan, setelah membayar ongkos, saya tidur. Saya terbangun di jembatan serong, dan kemudian mencoba untuk tidak tertidur kembali, karena kalau saya tidur lagi bisa-bisa saya melewati tempat saya seharusnya turun. Setelah turun dari bis, ada perasaan seperti ada sesuatu yang tertinggal atau saya lupakan. Sampai ke dalam ruanganpun saya masih berpikir, apa ya yang saya lupa? Setelah mengeluarkan handphone saya dari dalam tas, saya teringat….
Saya lupa mengambil foto sang gadis!! Wah, bisa-bisa tidak selesai-selesai tugas saya….
Maaf ya bu guru :P
Huahahahaha –Eat Your Heart Out Ultras-
Semua bermula saat saya sedang menantikan siaran langsung Liga Champions Eropa antara Inter Milan melawan Manchester United sekitar 2 minggu lalu. Waktu itu saya belum logout dari messenger saya. Ada beberapa nama yang terlihat masih aktif, dan salah satunya adalah nama teman saya Rio Yohanes Hutajulu. Saya kemudian iseng melihat statusnya. Ternyata statusnya berbunyi (kurang lebih, saya lupa) “Nonton UCL…Ayo Internazionale, kalahkan klub sampah MU.”
Panas? Jelas. Sudah lama saya mengidolakan klub Manchester United, dan bahkan sudah menganggapnya seperti agama kedua, can’t live without it. Karena lawannya Inter Milan, dengan pelatih Jose Mourinho yang punya rekor bagus melawan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, saya mengurungkan niat perang kata dengan teman saya yang seorang Juventini (Penggemar klub Juventus) dan penggemar kompetisi Serie A Italia. Saya marah karena dia menganggap ManUtd sebagai klub sampah, padahal klub tersebut adalah juara bertahan Liga Champions Eropa dan baru saja keluar sebagai yang terbaik dalam Kejuaraan Dunia Antar Klub. Dan lagi, melihat dia yang seorang ultras Juventus, mendukung rival dari Juventus hanya supaya ManUtd kalah, adalah hal yang menjijikkan buat saya. Kalau anda mengaku pendukung fanatik sebuah klub, anda seharusnya tidak akan merasa senang sama sekali melihat rival anda meraih sukses. Seperti saya yang ogah merayakan kemenangan Liverpool, Chelsea, Arsenal, Bolton, Manchester City, dan rival-rival ManUtd lainnya.
Anyway, pertandingan kemudian berakhir dengan skor kacamata (0-0). Selesai pertandingan, saya sempat mengirim pesan “Inter ga bisa menang lawan klub sampah ya?” dan akhirnya berujung ke perdebatan yang tidak jelas (heheheheheh). Dia mengatakan bahwa dia menggemari Italia, jadi dalam Liga Champions Eropa dia mendukung klub-klub Italia yang berlaga. Saya membalas dengan mengatakan bahwa saya juga Hooligans (penggemar tim nasional Inggris), tapi saya tidak akan pernah mendukung tim selain Manchester United karena menurut saya hal seperti itu salah. Saya mencintai Inggris karena saya mencintai Manchester United, bukan karena klub-klub lainnya.
Saling ejek berlanjut keesokan harinya, karena klub favoritnya, Juventus, kalah dari klub Liga Inggris Chelsea. Saya mengejek bukan karena mendukung Chelsea (karena saya sebenarnya tidak suka Chelsea menang) tapi karena Juventus kalah. Setelah panjang berdebat, dia akhirnya mengatakan “Kita liat aja di leg kedua, siapa yang menang.” Dengan senang hati.
Semalam, seluruh hasil leg kedua sudah saya dapat. Hasilnya, tidak satupun klub Serie A Italia yang lolos ke babak berikutnya. AS Roma, kalah dalam adu Penalti (setelah menang 1-0 di leg kedua sehingga agregat 1-1) melawan Klub Inggris Arsenal. Juventus, bermain seri 2-2 dan tersingkir karena kalah agregat 2-3 melawan klub Inggris Chelsea. Internazionale Milan, kalah 0-2 dari Manchester United. Dalam hati, saya tidak senang dengan keberhasilan Liverpool, Chelsea dan Arsenal lolos ke babak berikutnya, saya hanya senang karena sekarang saya bisa mengatakan sesuatu pada teman saya….
“Internazionale Milan?? Lebih sampah dari klub yang lo anggap sampah!!”
“INGGRIS 4, Spanyol 2, Jerman 1, Portugal 1….ITALIA? NOL BESAR!!!”
GYAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!!!!!
- it’s all about winning…IN STYLE!! -
Soulmate
Have you met your soulmate yet?
Definisi Soulmate bagi tiap orang seringkali berbeda. Jika diterjemahkan langsung, Soulmate berarti Teman Jiwa. Terjemahan langsung itu juga yang selama ini saya pahami dan saya pakai untuk mendefinisikan kata Soulmate.
Soulmate tidak harus seorang kekasih. Banyak yang menemukan sosok Soulmate dalam diri sahabat, keluarga, dan yang lainnya. Tergantung pengertian kata Soulmate bagi orang tersebut. Lalu, apakah anda sudah menemukan Soulmate anda?
Buat saya, karena definisi Soulmate adalah teman jiwa, maka seorang Soulmate adalah seorang yang sangat mengerti saya dan seseorang yang dapat saya mengerti, seseorang yang saat berada didekatnya membuat saya nyaman melakukan apa saja, seseorang yang memiliki banyak kesamaan dengan saya.
Jika ditanya, dalam hidup saya ada banyak nama yang memenuhi sebagian dari apa yang saya sebut diatas. Ada yang bisa mengerti saya, tapi berada didekatnya tidak membuat saya nyaman. Ada yang sama sekali tidak memenuhi apa yang sebut diatas, tapi tetap saya jadikan orang terdekat saya, entah kenapa. Tapi yang pasti, sekarang saya sudah menemukan Soulmate saya. Mungkin salah, tapi setidaknya saat ini terasa seperti itu. I just hope it’ll last.
Jadi, seperti apa orangnya?
Manis. Buat saya, cantik itu relatif, tapi jelek dan manis itu mutlak (jadi silakan senang buat mereka yang saya anggap manis).
Smart (beneran, ini bukan operator seluler cdma lho).
Kind.
Care.
Independent.
Humorous.
Confident
Charming.
And Contagious (in a good way).
Orang pertama yang benar-benar bisa mengerti saya, bisa melihat kekosongan di hidup saya, bisa merasakan apa yang saya rasakan, dan bisa melihat masalah dari sisi yang sama dengan saya, orang pertama yang mendukung keputusan berat yang saya ambil, seseorang yang memiliki rasa empati yang tinggi. Seseorang yang sama dengan saya di banyak hal.
Saya merasa sangat beruntung memiliki Soulmate seperti dia. She actually healed me (I’ve been broken for some time). That’s my Soulmate. Have you found yours?
- Thank God I found you -