Mar 29, 2010
Reuni Kecil SMU part 2
Sep 6, 2009
Buka Bersama Teman SD, and A Whole Lot More

Bulan Ramadhan sudah tiba. Di saat istimewa ini biasanya banyak diadakan acara sahur atau berbuka puasa bersama. Kami, alumni Sekolah Dasar Negeri 07 PAgi Cipinang Muara, juga tidak mau ketinggalan mengadakan acara serupa.
Idenya terbersit dari beberapa minggu lalu, saat saya dan sahabat saya Diosnardo Rahmanto, kopdar dengan 2 teman SD lain, Euis Noviyanti dan Wahyu Kumala Jati, di Plasa Senayan. Rencananya mau reunian, di sekolah tercinta sambil mungkin ada bakti sosialnya, tapi berhubung bulan Ramadhan sudah dekat jadi diambillah keputusan berbuka puasa bersama.
Akhirnya, acara yang disiapkan secara mendadak dan dengan waktu yang singkat, bisa terlaksana dengan baik. dari banyak nama yang bisa dihubungi (terima kasih banyak Facebook) akhirnya hanya sebagian besar saja yang bisa datang. Saya dan Yanti yang tiba pertama di rumah makan tempat acara berlangsung. Disusul kemudian oleh Euis, Dios dan Arry. Beberapa saat kemudian berturut-turut datang Menik, Indra, Irsan, Adi, Indah Irma beserta Syauqi sang buah hati dan suami, Iin dan Lukman.
Tidak terlalu lama menunggu, saat terdengar Adzan Maghrib, semua langsung menikmati makanan dan minuman yang sudah tersedia. Dibuka dengan es kacang merah yang mantap rasanya (hanya saya yang memesan es kacang merah, yang lain memesan es kopyor), kemudian dilanjutkan mencicipi sayur asem yang ternyata juga mantap, menyegarkan, dan terakhir menyantap nasi pluncut empal gepuk, tempe mendoan, ikan asin dan sambal. Meskipun bukan menu yang terkenal dari rumah makan tersebut, tapi rasa masakannya tetap enak. Setelah makan, rombongan perokok terpaksa mengungsi ke luar rumah makan karena larangan merokok dari ibu yang membawa anak bayi hehehehe….

Setelah Adi dan Indah pamit undur diri lebih dulu dari yang lain, tidak lama kemudian saya, Yanti dan Dios pamit undur diri juga. Saya sudah dikejar waktu untuk futsal, sementara Dios ikut kami karena sehabis futsal rencananya kami akan pergi karaoke. Kurang dari satu jam bermain, kami kemudian beranjak ke tempat karaoke. Kami sedikit beruntung karena waiting list malam itu tidak terlalu banyak dan pergerakannya tidak lama, sehingga kurang dari 30 menit menunggu, kami sudah berada di ruangan karaoke, bernyanyi gila-gilaan, tertawa dan bercanda. Setelah itu, tentu saja kami pulang, karena sudah malam.
Saya mengatakan pada Yanti bahwa malam itu kembali jadi hari yang membahalahkan. Paginya saya menemani Yanti ke daerah Jakarta Selatan, kemudian menempuh kemacetan menuju toko buku, berbuka puasa bersama teman SD saya, futsal, dan ditutup karaoke (setelah itu di rumah sempat menonton DVD sebentar). Melelahkan, tapi juga membahagiakan. Senangnya saya bisa menemani orang tersayang, bertemu teman-teman yang sudah lama tidak saya jumpai, serta melakukan kegiatan yang menjadi kesenangan saya, dan melakukannya bersama orang-orang terdekat.
Mar 1, 2009
Now I Know Why Highschool Times Are The Best
Karena rencana ketemuannya setelah Maghrib, paginya saya memutuskan untuk marathon heroes yang saya pinjam dari Ari. Lalu, waktu ketemuannya diundur satu jam, jadi saya punya waktu tambahan menyelesaikan marathon heroes (woohoo). Berhubung saya tidak suka ngaret, jam 6.45 saya sudah tiba di rendezvouz point (McDonald's Kalimalang). Karena yang lain belum tiba, saya memutuskan makan duluan. Jadilah saya mencoba menu baru, Triple cheeseburger plus softdrink dan fries. Saya sempat memanas-manasi Ayu Anggita, sesama penggemar Double cheeseburger McD, soal adanya menu baru ini. Jam 7 lewat dikit, tidak ada tanda-tanda kehadiran dua orang teman saya. Saya lalu SMS mereka menanyakan dimana mereka. Ternyata, Ari mau jemput Angki dulu. Jadilah saya menunggu lagi.
Setelah mereka tiba, kami sempat sedikit diskusi mau kemana. Akhirnya, Sarinah tujuannya. Karena lapar, tujuan pertama adalah makan. Dimana? Burger King. Setelah menghabiskan satu Whopper with cheese dan satu Coca Cola Zero plus sedikit fries (too salty, i don't like it >:P) kami kemudian ke Djakarta XXI. Pilihannya cuma Push dan Seven Pounds. Akhirnya, Seven Pounds pilihannya (yipee). Menunggu jam nonton yang masih 2 jam lagi, kami main kartu di pojokan, tersembunyi dari pengunjung lain (sempet mengusulkan di cafe sih, tapi ga ada yang mau beli minum lagi, semuanya kembung hehehehe). Dan ga terasa, waktunya nonton datang. Selesai nonton, langsung pulang, sambil tetap membahas Seven Pounds.
Sedikit biasa-biasa aja? mungkin...tapi buat saya sangat menyenangkan bisa ketemu, ngobrol sama teman-teman SMA, lebih daripada cuma ketemu di YM (dimana ketemu di YM aja dah menyenangkan banget). now i know why highschool times are the best...You still can have great times with your high school friends even when you are no longer in higschool... :)
Jan 14, 2009
Highschool
Selama beberapa waktu belakangan ini, Facebook saya terisi oleh teman-teman semasa SMU dulu. Entah itu saya yang menemukan kemudian Menambah Sebagai Teman (saya merubah bahasa di facebook saya ke bahasa Indonesia supaya istilahnya sama persis) atau mereka yang menambah saya sebagai teman. Semakin sering melihat nama-nama orang yang saya kenal semasa SMU dulu, semakin sering juga kenangan masa lalu yang teringat. Apalagi melihat foto-foto jaman dulu yang dipasang (posted kalau istilah facebooknya, males ganti ke bahasa Indonesia lagi) oleh teman. Melihat bagaimana beberapa orang berubah drastis sementara yang lainnya tidak.
Terus, kenapa saya post tulisan kaya begini? Lagi kangen aja. I missed those days when I still wear white shirts, grey trousers and all-black shoes. Days when boys are not allowed to have long hair. Masa dimana untuk sebagian adalah masa pencarian jati diri, sementara untuk yang lain adalah masa untuk memantapkan jati diri. Kapan ya reuni lagi?
