My mind's stuck...
I've written my blogs at the office and save it to flashdisk. I planned to copy-paste it when i'm online. What happened was, i can't open the G*%^&*Ned File, dunno what's wrong. When i tried to write it again directly on blogger, my mind is stuck!! I have so many things to write, but when i eventually online, i just can't write it down. Damn this mind of mine...
Apr 6, 2008
Mar 12, 2008
Jakarta, 12 Maret 2008
Tadi pagi, waktu sedang dalam perjalanan ke kantor, ada kejadian yang sangat tidak mengenakkan.
Seperti biasa, setiap berangkat kerja saya selalu naik kendaraan umum. Kalau tidak terlambat bangun biasanya naik angkot ke Kampung Melayu, lalu lanjut naik Bus ke Tanah Abang. Kalau terlambat, saya naik ojek.
Pagi ini saya tidak terlambat, jadi saya seperti biasanya naik angkot ke Kampung Melayu dan lanjut naik Bus. Sudah pemandangan biasa kalau di dalam bus yang saya tumpangi banyak pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (dulunya STM) ada di dalam bus. Mereka seringkali meresahkan penumpang lain dalam bus karena kemungkinan mereka tawuran. Saya sendiri tidak begitu perduli dengan kehadiran mereka, toh mereka tidak macam-macam kepada penumpang bus lain. Tapi setelah tadi pagi, saya kesal.
Ceritanya seperti biasa bus penuh sesak dengan pelajar SMK yang dengan lagak sok jagoannya memilih berdiri di pintu daripada berdiri dengan manis di dalam bus, bahkan tadi pagi mereka bisa saja duduk manis karena bus tidak terlalu penuh dengan orang-orang umum. Pagi ini saya memilih duduk di belakang sebelah kiri dekat pintu bagian belakang supaya bisa kena angin dan tidak membuat saya tertidur di dalam bus. BAru beberapa ratus meter selepas Kampung Melayu, terlihat rombongan anak sekolah di tengah jalan. Pikir saya awalnya "ini pasti teman-teman mereka". Tapi kemudian pikiran saya segera berubah setelah melihat pelajar yang tadinya bergerombol di pintu buru-buru masuk ke dalam bus, pikir saya "wah, tawuran nih". Benar saja, saat bus mendekati, rombongan pelajar di jalan mengacung-acungkan tangan dan berteriak ga jelas, sementara yang di dalam ikut meneriaki "Gak ngaruh. gak ngaruh." Saat posisi pintu bus tepat disebelah rombongan pelajar di jalan, mulailah melayang berbagai benda asing ke dalam dan ke luar bus. Yang sempat saya lihat adalah Gesper yang melayang, payung, tongkat kayu, botol, dan batu berterbangan dari kedua arah.
Sedang asik-asiknya melihat pertempuran seru di pintu bus, saya sampai lupa kalau jendela bus di sebelah saya terbuka lebar. Saya kemudia merasakan sakit yang amat sangat di lengan atas saya yang kiri. Sepertinya saya kena timpuk batu karena saat saya menengok, banyak batu berterbangan mengarah ke jendela yang notabene dekat dengan pintu pusat aksi pagi itu. Selagi saya mencari orang yang bertanggung jawab menimpuk lengan saya, sebuah batu besar melesat diatas kepala saya dan mengenai jendela di sebelah kanan bus, yang mengakibatkan jendela itu pecah berantakan. Saya melihat siapa yang melempar, dan sepertinya dia juga yang menimpuk lengan saya karena hanya dia yang saya lihat mengambil batu di jalan, sementara yang lain memegang senjata yang seadanya. Sesaat kemudian bus bergerak menjauh. Sebelum begitu jauh meninggalkan pelajar brutal di jalan tadi, sebuah botol kaca terlempar keluar dan mengenai pelajar yang mencoba mengejar bus sambil mengacung-acungkan kayu. Tak sampai beberapa jauh, pelajar yang di dalam bus dipaksa keluar dari bus oleh polisi. Mereka kemudian diperiksa apakah ada yang membawa senjata tajam. Bus pun melanjutkan perjalanan setelah semua pelajar SMK (yang saya tahu biasanya menyebut nama sekolahnya dengan Boedoet dan KR alias Kramat Raya) diturunkan.
Benar-benar pagi yang brutal dan mengesalkan. Lengan saya masih terasa ngilu sampai sekarang....
------------------------------------------------
Mau dibawa kemana masa depan bangsa kalau sesamanya masih saling bertikai..?
Seperti biasa, setiap berangkat kerja saya selalu naik kendaraan umum. Kalau tidak terlambat bangun biasanya naik angkot ke Kampung Melayu, lalu lanjut naik Bus ke Tanah Abang. Kalau terlambat, saya naik ojek.
Pagi ini saya tidak terlambat, jadi saya seperti biasanya naik angkot ke Kampung Melayu dan lanjut naik Bus. Sudah pemandangan biasa kalau di dalam bus yang saya tumpangi banyak pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (dulunya STM) ada di dalam bus. Mereka seringkali meresahkan penumpang lain dalam bus karena kemungkinan mereka tawuran. Saya sendiri tidak begitu perduli dengan kehadiran mereka, toh mereka tidak macam-macam kepada penumpang bus lain. Tapi setelah tadi pagi, saya kesal.
Ceritanya seperti biasa bus penuh sesak dengan pelajar SMK yang dengan lagak sok jagoannya memilih berdiri di pintu daripada berdiri dengan manis di dalam bus, bahkan tadi pagi mereka bisa saja duduk manis karena bus tidak terlalu penuh dengan orang-orang umum. Pagi ini saya memilih duduk di belakang sebelah kiri dekat pintu bagian belakang supaya bisa kena angin dan tidak membuat saya tertidur di dalam bus. BAru beberapa ratus meter selepas Kampung Melayu, terlihat rombongan anak sekolah di tengah jalan. Pikir saya awalnya "ini pasti teman-teman mereka". Tapi kemudian pikiran saya segera berubah setelah melihat pelajar yang tadinya bergerombol di pintu buru-buru masuk ke dalam bus, pikir saya "wah, tawuran nih". Benar saja, saat bus mendekati, rombongan pelajar di jalan mengacung-acungkan tangan dan berteriak ga jelas, sementara yang di dalam ikut meneriaki "Gak ngaruh. gak ngaruh." Saat posisi pintu bus tepat disebelah rombongan pelajar di jalan, mulailah melayang berbagai benda asing ke dalam dan ke luar bus. Yang sempat saya lihat adalah Gesper yang melayang, payung, tongkat kayu, botol, dan batu berterbangan dari kedua arah.
Sedang asik-asiknya melihat pertempuran seru di pintu bus, saya sampai lupa kalau jendela bus di sebelah saya terbuka lebar. Saya kemudia merasakan sakit yang amat sangat di lengan atas saya yang kiri. Sepertinya saya kena timpuk batu karena saat saya menengok, banyak batu berterbangan mengarah ke jendela yang notabene dekat dengan pintu pusat aksi pagi itu. Selagi saya mencari orang yang bertanggung jawab menimpuk lengan saya, sebuah batu besar melesat diatas kepala saya dan mengenai jendela di sebelah kanan bus, yang mengakibatkan jendela itu pecah berantakan. Saya melihat siapa yang melempar, dan sepertinya dia juga yang menimpuk lengan saya karena hanya dia yang saya lihat mengambil batu di jalan, sementara yang lain memegang senjata yang seadanya. Sesaat kemudian bus bergerak menjauh. Sebelum begitu jauh meninggalkan pelajar brutal di jalan tadi, sebuah botol kaca terlempar keluar dan mengenai pelajar yang mencoba mengejar bus sambil mengacung-acungkan kayu. Tak sampai beberapa jauh, pelajar yang di dalam bus dipaksa keluar dari bus oleh polisi. Mereka kemudian diperiksa apakah ada yang membawa senjata tajam. Bus pun melanjutkan perjalanan setelah semua pelajar SMK (yang saya tahu biasanya menyebut nama sekolahnya dengan Boedoet dan KR alias Kramat Raya) diturunkan.
Benar-benar pagi yang brutal dan mengesalkan. Lengan saya masih terasa ngilu sampai sekarang....
------------------------------------------------
Mau dibawa kemana masa depan bangsa kalau sesamanya masih saling bertikai..?
Jan 9, 2008
Petamburan, 9 Januari 2008
Pagi ini bangun terlambat. Weker sih tetap bunyi jam 5 pagi, tapi karena malamnya pulang jam 2 jadinya mata berat banget buat dibuka. Hingga akhirnya benar-benar bangun jam 6.30 wib.
Karena takut terlambat, saya mandi seadanya dan secepatnya, dari yang biasanya lebih dari 15 menit kali ini cukup 10 menit. Karena takut terlambat juga akhirnya saya putuskan naik ojek ketimbang naik angkot. Jakarta macet, bahkan dengan motor perjalanan harus dilalui dengan perlahan. Ojeknya sempat menabrak motor di depan dan kemudian ditabrak dari belakang, kaki saya sakit, entah terbentur apa, tapi sakitnya masih terasa saat sampai di kantor.
Hari ini sepertinya akan menyenangkan, tidak banyak kerjaan, bisa online di kantor (pake komputernya bos hehehe....), cuma masalahnya justru karena ga ada kerjaan jadi ga ada jatah snack dan makan siang, padahal dompet lagi kosong-kosongnya. Bosen juga sih kalau sepi begini dan ga ada kerjaan, yang ada malah diskusi soal pinjeman uang ma rekan kerja. Saya sendiri tadinya tidak terlalu semangat ikut pinjaman karena ga tau buat apaan, tapi setelah kejadian uang teman saya hilang jadi kepikiran mau ikut.
Kalau lagi bengong, yang ada mikirin ayangquw. Daripada mati bengong akhirnya nelpon, sialnya yang ditelpon lagi sibuk jadinya ngobrolnya cuma sebentar.
Sekarang makin bete, sampai-sampai nulis blog yang ga jelas begini hehehe......
Karena takut terlambat, saya mandi seadanya dan secepatnya, dari yang biasanya lebih dari 15 menit kali ini cukup 10 menit. Karena takut terlambat juga akhirnya saya putuskan naik ojek ketimbang naik angkot. Jakarta macet, bahkan dengan motor perjalanan harus dilalui dengan perlahan. Ojeknya sempat menabrak motor di depan dan kemudian ditabrak dari belakang, kaki saya sakit, entah terbentur apa, tapi sakitnya masih terasa saat sampai di kantor.
Hari ini sepertinya akan menyenangkan, tidak banyak kerjaan, bisa online di kantor (pake komputernya bos hehehe....), cuma masalahnya justru karena ga ada kerjaan jadi ga ada jatah snack dan makan siang, padahal dompet lagi kosong-kosongnya. Bosen juga sih kalau sepi begini dan ga ada kerjaan, yang ada malah diskusi soal pinjeman uang ma rekan kerja. Saya sendiri tadinya tidak terlalu semangat ikut pinjaman karena ga tau buat apaan, tapi setelah kejadian uang teman saya hilang jadi kepikiran mau ikut.
Kalau lagi bengong, yang ada mikirin ayangquw. Daripada mati bengong akhirnya nelpon, sialnya yang ditelpon lagi sibuk jadinya ngobrolnya cuma sebentar.
Sekarang makin bete, sampai-sampai nulis blog yang ga jelas begini hehehe......
Dec 29, 2007
Three lettered names
Nama saya Arnold, tapi semua mengenal saya dengan ode. Nama panggilan yang katanya diberikan oleh kakek.
Saya punya keponakan, namanya Madeo, biasa dipanggil deo.
Kakaknya deo namanya Natasha Vanessa, biasa dipanggil Tasha, tapi gw lebih prefer manggil dia Taz atau Sha.
Ada seseorang yang saya anggap adik sendiri walaupun ga ada hubungan keluarga sama sekali. Namanya Ayu Anggita.
Ada kenalan saya yang bisa bikin saya betah ngobrol berjam-jam di telepon, atau saling kirim beratus-ratus sms. Namanya Mia.
Banyak banget nama dengan tiga huruf dalam hidup saya, rio, jay, ook, iyo, adi.....
Bagaimana dalam kehidupan anda?
Saya punya keponakan, namanya Madeo, biasa dipanggil deo.
Kakaknya deo namanya Natasha Vanessa, biasa dipanggil Tasha, tapi gw lebih prefer manggil dia Taz atau Sha.
Ada seseorang yang saya anggap adik sendiri walaupun ga ada hubungan keluarga sama sekali. Namanya Ayu Anggita.
Ada kenalan saya yang bisa bikin saya betah ngobrol berjam-jam di telepon, atau saling kirim beratus-ratus sms. Namanya Mia.
Banyak banget nama dengan tiga huruf dalam hidup saya, rio, jay, ook, iyo, adi.....
Bagaimana dalam kehidupan anda?
Did You Know...?
Ga banyak yang tau, tapi sepertinya saya punya dua kepribadian yang berbeda. Memang belum bisa dibuktikan karena belum pernah diperiksa ke orang yang ahli, tapi saya tau kalau ada sisi gelap dalam diri saya yang sangat berbeda dari diri saya sehari-hari.
Oct 24, 2007
Me and My O so Called Poetic Side
-Alone-
Oh no
Where did everybody go?
It was loud for a while
Now i am left alone without a smile
Everyone is gone
I really hate being ALONE
-alone2-
Rain fell
Plants dwell
It's cold outside
And i have no one by my side
If the rain should stop to fall
I hope my loneliness gone as well
-friend-
I've been down,
deeper than the deepest sea...
So many times that i
forget how to rise above...
I've been wounded,
Much worse than being shot by a gun...
So many times that i
Forget how to heal...
I've been brokened,
Shattered like a fragile glass...
So many times that i
Can't seem to pick up the pieces...
Yet on the end of the day..
There'll be someone to raise me up..
Heal my wounds..
And pick up the pieces of me..
Someone like you..
A friend so true..
-u know who u are-
First time i saw her
"pretty" is all i could say
First time i knew her
Great feelings came my way
The more i know her
Sadness seems to go away
Now that i've lost her
Sorrow is here to stay...
-sorry-
For so long
We talked
We laughed
We cried
We argued
We fought
I gave you all
My time
My thoughts
My Smile
My attention
My heart
Yet you gave me none
No time
No thoughts
No smile
No attention
No love
And now
I laugh
I smile
I cry
I fight
I love
But not with you
For i have given my heart
To someone who can keep it
And love me back
Oh no
Where did everybody go?
It was loud for a while
Now i am left alone without a smile
Everyone is gone
I really hate being ALONE
-alone2-
Rain fell
Plants dwell
It's cold outside
And i have no one by my side
If the rain should stop to fall
I hope my loneliness gone as well
-friend-
I've been down,
deeper than the deepest sea...
So many times that i
forget how to rise above...
I've been wounded,
Much worse than being shot by a gun...
So many times that i
Forget how to heal...
I've been brokened,
Shattered like a fragile glass...
So many times that i
Can't seem to pick up the pieces...
Yet on the end of the day..
There'll be someone to raise me up..
Heal my wounds..
And pick up the pieces of me..
Someone like you..
A friend so true..
-u know who u are-
First time i saw her
"pretty" is all i could say
First time i knew her
Great feelings came my way
The more i know her
Sadness seems to go away
Now that i've lost her
Sorrow is here to stay...
-sorry-
For so long
We talked
We laughed
We cried
We argued
We fought
I gave you all
My time
My thoughts
My Smile
My attention
My heart
Yet you gave me none
No time
No thoughts
No smile
No attention
No love
And now
I laugh
I smile
I cry
I fight
I love
But not with you
For i have given my heart
To someone who can keep it
And love me back
If i should fall
If i should fall
Will you lend me your hand
To lift me up and stand again
If i should fall
Will you be the rain
That wash away all the pain
If i should fall
Will you wipe the tears
Falling from my eyes
If i should fall
Will you be by my side
All day and night
Will you lend me your hand
To lift me up and stand again
If i should fall
Will you be the rain
That wash away all the pain
If i should fall
Will you wipe the tears
Falling from my eyes
If i should fall
Will you be by my side
All day and night
NADIA
Nadia Saphira
Glow like sapphire
Made me admire
And filled my heart with fire
Her beautiful face
Smile that leaves a trace
With all my heart i embrace
The beauty of Nadia and that's the end of the case
Glow like sapphire
Made me admire
And filled my heart with fire
Her beautiful face
Smile that leaves a trace
With all my heart i embrace
The beauty of Nadia and that's the end of the case
Little Sister
My “Little Sister”
A Girl came into my life
I accepted her without a strife
For she is so kind
Easily steps into my mind
Kind heart and pretty face
Seeing her smile is a grace
The attention she gave made me gazed
Stunned and amazed
The more I know her
The more my days filled with laughter
And not so long after
I considered her as my sister
She is getting older now
Ready to grow
Let us all take a bow
For she is so Wow
Giving impact like a twista’
She’s a lovely senorita
Her name is Ayu Anggita
Happy Birthday Little Sista’
Get older today
Be wiser everyday
Whatever came our way
You’ll be in my heart to stay
Jun 28, 2007
I'm Dangerous
Hati - hati kalau ketemu saya...
Jaga diri baik - baik. . .
Pakai tas punggung dan masukkan panci atau apa saja yang terbuat dari besi ke dalam tas punggung anda...
Karena saya suka Menusuk Dari Belakang....
Jaga diri baik - baik. . .
Pakai tas punggung dan masukkan panci atau apa saja yang terbuat dari besi ke dalam tas punggung anda...
Karena saya suka Menusuk Dari Belakang....
Subscribe to:
Posts (Atom)