Jun 21, 2009

OFFICE


Office

Ada apa dengan dirimu? Kita disini sama-sama dibayar, sama-sama bukan pimpinan, sama-sama bawahan, tapi ada apa denganmu? Begitu hinanyakah menyapa sesama rekan sekerja? Begitu hinanyakah mereka yang setingkat denganmu? Sehingga dirimu hanya mau tersenyum pada mereka yang merupakan orang penting. Sebesar itukah keinginanmu untuk menjilat pada mereka yang punya kuasa? Sepenting itukah bagimu untuk terlihat baik dihadapan pimpinanmu? Sehingga walaupun dirimu terdiam sepanjang hari tidak apalah asalkan pimpinanmu bisa melihatmu melayaninya dengan penuh senyum. Jangan begitu kawan. Kita sama-sama bekerja. Jika kau sangat ingin terlihat baik oleh pimpinanmu bolehlah, tetapi jangan pula kau memandang rendah rekan setingkatmu atau mereka yang dibawah tingkatmu. Karena sesungguhnya jika kau mau membuka matamu, pimpinanmu lebih mengenal dia yang tingkatnya lebih rendah dibanding dikau. Beliau lebih menghargai mereka yang berada dibawahmu. Karena apa kau Tanya? Karena mereka yang dibawahmu bekerja dengan senyuman bagi setiap orang, bekerja dengan semangat dan tulus walaupun bayarannya kecil. Berikan senyummu pada semua orang, maka pimpinanmu akan melihat ketulusanmu dalam bekerja.

----0----

Aku sering melihatmu hai pria bertubuh kurus. Aku sering melihatmu berdiri di dekat mesin ATM. Sering pula dirimu berlama-lama berdiri di dalam ruangan mesin ATM. Entah apa yang kau lakukan dengan mesin itu. Entah apakah dirimu memang mempunyai begitu banyaknya uang sehingga kau takut uang itu menghilang jika kau tidak memeriksanya setiap hari. Entah apakah karena begitu banyaknya uang yang kau kirim atau terima, sehingga kau harus terus memantau perputaran uangmu. Entah karena engkau terkagum oleh teknologi sebuah mesin yang bisa mengeluarkan uang begitu banyak sehingga kau berusaha mengambilnya, atau membuat mesin yang sama kemampuannya untuk dirimu pakai sendiri. Entah apakah karena kau jatuh cinta pada mesin itu, mesin yang bisa membuatmu memiliki banyak uang. Ketahuilah kawanku yang bertubuh kurus, mesin itu diperlukan oleh banyak orang, kau tidak bisa memakainya untuk dirimu sendiri, memuaskan nafsumu untuk berada didalamnya sementara begitu banyak orang yang menanti diluar. Jika kau jatuh cinta pada mesin itu, tunggulah hingga sepi, karena dia masih akan ada disana setiap saat. Jika kau tidak mengerti cara menggunakannya karena kau tidak pernah menggunakannya sebelumnya, keluarlah dan tanyalah, karena pasti ada yang membantu. Tapi tolong, dirimu yang didalam ruang ATM janganlah sampai membatu disana.

---- 0 ----

3 comments:

Quinie said...

de, kayanya dikau bermasalah ama atm yah..xixixixi

Ariyanti said...

Huweeee...??? Bete amat kalo ada orang yg sombong kayak gitu... Biarin, tar juga kena batunya sendiri :)

Arnold Linting said...

@Quin : kalau dipikir-pikir iya juga yah? hehehehehe....

@Tea : iya, mang aku biarin kok...dicuekin malah hehehehe